Kegiatan yang diinisiasi oleh Divisi Ekonomi ini berangkat dari kegelisahan mahasiswa melihat potensi sumber daya alam lokal yang belum tergarap maksimal. Selama ini, pepaya di desa tersebut mayoritas hanya dikonsumsi sebagai buah meja atau dijual dalam bentuk mentah dengan harga yang relatif rendah.
Pelatihan ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh ibu-ibu setempat. Dengan telaten, para mahasiswa mendampingi warga mulai dari proses pemilihan bahan, teknik penggorengan stik agar renyah, hingga pengolahan manisan yang manis, legit dan menarik.
Tujuan kelompok 01 mengadakan pelatihan ini adalah untuk membantu UMKM desa melihat peluang dari apa yang ada di sekitar mereka. Pepaya yang biasanya dihargai murah, jika sudah menjadi 'Sipayah' atau 'Candy Paya', nilai jualnya bisa berkali-kali lipat.
Selain memberikan keterampilan teknis, pelatihan ini juga diharapkan menjadi pemantik semangat bagi masyarakat untuk membangun usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Diversifikasi produk olahan pepaya ini diharapkan dapat menambah pendapatan keluarga serta menjadi produk unggulan khas Desa Alas Rajah.
Warga yang hadir mengaku sangat terbantu dengan adanya inovasi ini. Mereka kini memiliki pandangan baru bahwa potensi ekonomi tidak selalu datang dari barang mahal, melainkan dari kreativitas dalam mengolah hasil bumi sendiri.
Pelatihan ini ditutup dengan sesi mencicipi bersama, di mana hasil olahan hari itu terbukti memiliki rasa yang gurih dan tekstur yang sempurna. Melalui sentuhan inovasi mahasiswa KKN, buah pepaya kini bukan lagi sekadar tanaman pekarangan, melainkan harapan baru bagi pertumbuhan ekonomi kreatif di Desa Alas Rajah.
Penulis : Tim IT Kelompok 01
Lokasi : Desa Alas Rajah



0 Komentar